Aku dan dia
Berawal dari 15 tahun yang lalu. Aku ingat betul hari itu adalah harii Jum'at hanya saja aku lupa tanggalnya. Waktu itu aku mendapat SMS dari seorang teman kost dia bilang: Ci.....mau gk dikenalin sama cowok. Aku jawab ya gpplah kenalan aja dulu. Terus dia jawab oke aku kasih nomor hpmu ya ci. Terus aku
jawab ok.
Keesokan harinya ( hari Sabtu) karena baterai hp aku sudah harus ganti maka setelah pulang dari kerja aku beli baterai hp, ngarep nih Yee😀iya dong karena aku pikir kalau baterainya gak diganti kalau dapat SMS atau telpon kalau baterainya ngedrop khan gk lucu
Nah malam harinya mulailah dapat SMS dari si 'dia'. Biasalah perkenalan mengenai nama, umur dan pekerjaan. Sebenarnya dilihat dari gaya tulisan n kata2nya bisa ditebak seperti apa dia. Gaya tulisannya dngn huruf besar semua😀
Setelah itu tidak ada SMS lg dari dia. Kira2 1 Minggu kemudian pas hari Minggu sore, pas lagi nganggur di kost aku iseng2 SMS dia, tapi sebelum SMS aku sempetin doa dulu, aku bilang Tuhan kalau Tuhan ijinkan spy dia membalas smsku tapi kalau tidak juga gpp. Eh.....gk taunya dia balas smsku. Dan mulailah dia sering SMS aku.
Singkat cerita seminggu kemudian dia bilang melalui SMS kalau aku adalah jodohnya😍kemudian malam harinya dia telpon menceritakan siapa dirinya, masa lalunya dsbnya. Dan kita janjian untuk bertemu pada hari Sabtu karena hari Sabtu dia off. Di samping itu kami juga tinggal di kota yang berbeda.
Tibalah hari yg ditunggui2, dia datang. Waktu ketemu dia, pertama pikiran yang muncul seperti inikah jodoh yang Tuhan berikan? Bisakah aku mencintainya? Karena dia benar-benar orang yang bukan tipe aku, orangnya model kuno banget. Tetapi kemudian aku diingatkan akan mimpi yg pernah aku alami beberapa bulan sebelum aku ketemu dia. Ya ...akhirnya aku menerima dia. Dan kamipun memutuskan untuk menikah 3 bulan kemudian setelah kami bertemu
Bahagiakah pernikahan kami? Terkadang aku tidak tahu apa itu bahagia? Hampir tiap hari kami bertengkar. Terkadang masalah sepele saja bisa menjadi pemicu pertengkaran. Seringkali dia mengucapkan kata cerai. Ya....mungkin semuanya karena kami buru2 mengambil keputusan. Memang lamanya waktu pacaran tidak menjamin kehidupan perkawinan itu langgeng.
Buat teman2 yang mungkin saat ini masih belum menemukan jodoh atau masih mencari pasangan hidup pesan aku jangan buru2 mengambil keputusan meskipun kalian tahu itu jodoh dari Tuhan. Mengenal karakter pasangan itu penting Semoga apa yg aku bagikan ini bermanfaat.
Comments
Post a Comment